Okay, where was I? Oh yes, the first day of Blackberry Devcon. Setelah makan siang, semua peserta mulai memasuki sesi yang lebih spesifik pada ruangan-ruangan yang terpisah. Untuk sesi pertama sehabis makan siang yang pertama gw tuju adalah “Introduction to Blackberry Tablet OS”. Tapi, untuk yang ini sayangnya gw datang terlambat karena nyangkut rada lama di ruang Exhibition (abis nyobain Blackberry Playbook langsung😛 sama ngobrol ama foundernya 7Langit, Oon IFXX (lupa IF taun berapa, tapi bukan yg 2005 pastinya :D)). Alhasil, untuk sesi pertama ini, cuman dapet summarynya which is:

1. It is a QNX based OS

2. First framework for building apps in this OS launched is for Adobe AIR and Webworks, the next will follow

Untuk sesi kedua, cuman keluar buat absen doang (pake RFID di nametagnya :D). Terus lanjut mendengarkan session kedua yang gw hadiri, yaitu tentang “Designing Mobile User Interface” yang dibawakan oleh Gary Klassen. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mendesain UI untuk mobile app adalah:

1. Perbedaan tipe user (Try think like end user!)

2. 4 faktor penilai bagus tidaknya sebuah mobile UI: Responsiveness, Clarity, Certainty, Forgiveness (detail will follow after I get home, still in Excelso by the time I write this :P)

Sesi selanjutnya yang gw ikuti adalah “Building Playbook Application” oleh Julian Dolce. Setelah gw masuk, gw nyadar gw salah masuk. Kenapa? Karena banyak ngomongin soal Adobe AIR (dan gw seumur2 gak pernah ngoding ginian, jadilah gw gak ngerti apa2 XD). Jadilah selama 1 jam gw cuman manggut2 (eh tapi kodingannya banyak yang mirip ama kodingan gw pas mroyek Android kemaren :P). Gw nunggu aja deh ntar klo dah ada SDK buat yang Java😀

Sesi terakhir untuk hari itu yang gw hadiri adalah “Deploying Customer and Enterprise Applications: An Overview” oleh Sarim Aziz. Inti dari sesi kali ini adalah:

1. Ekosistem BB yang berbeda-beda (bagaimana developer mendeploy app yang sesuai dengan target OS yang dituju)

2. Keluaran binary dari sebuah BB app yang akan dipakai untuk mendeploy aplikasi tersebut.

3. Teknik-teknik deployment yang dapat digunakan.

Selesai sesi hari itu, istirahat dan peregangan kaki sebentar, we’re invited to attend the gala dinner. My thoughts: Long Live The Food!!!!! Pas itu juga ketemu sama Arief Widhiyasa, IF05 dan bos Agate Studio dan semeja sama wartawan forsel (apa selular yak?) & one of Jatis’s boss (dan gw lupa nanya dua2nya, must be the food effect :P). Gala dinnernya sih intinya cuman buat makan2 dan nikmatin performance band live (Enigma from Singapore), and the band seems to go more lively as the night goes😀

And that wrapped first day😀

(to be continued: 2nd day)

ses